Menu Hidangan Surga

13 Jun 2017Redaksi Jalan Da'wah

Menu Hidangan Surga – Inilah negeri yang kekal, yang telah dijanjikan Alloh subhanahu wata’ala kepada para hamba-Nya yang beriman ketika di dunia. Inilah kampung yang tiada keletihan dan kepenatan di dalamnya, serta tidak akan ada yang keluar darinya. Inilah kampung yang diridhoi Alloh subhanahu wata’ala bagi para hamba-Nya.

Memang, surga adalah kampung yang berusaha diraih oleh kita semua melalui seluruh amal perbuatan kita, ibadah kita, ketaatan kita, sedekah kita, kebajikan kita, silaturahmi kita; serta melalui segala per-buatan ma’ruf, jalinan kekerabatan, dan ishlah (perbaikan) yang kita lakukan.

Sebenarnya, perbincangan mengenai surga dan kenikmatannya sangatlah mengasyikkan, karena akan menghadirkan perasaan bahagia, tentram dan senang di dalam jiwa kita. Dan, inilah perasaan yang menggambarkan keberuntungan dan kemenangan. Betapa besar keberuntungan dan betapa mulia kemenangan itu ketika masih di dunia, sehingga kita benar-benar merasakan kebahagiaan yang tak terkira.

Di sanalah wahai hamba Alloh subhanahu wata’ala, terdapat sesuatu yang tidak pernah dilihat oleh mata, tidak pernah terdengar oleh telinga dan tidak pernah terbetik dalam hati manusia.

Rosululloh sholallohu’alaihi wasallam bersabda:

(( قَالَ اللَّهُ :أَعْدَدْتُ لِعِبَادِيَ الصَّالِحِينَ مَا لاَ عَيْنٌ رَأَتْ، وَلاَ أُذُنٌ سَمِعَتْ، وَلاَ خَطَرَ عَلَى قَلْبِ بَشَرٍ، فَاقْرَءُوا إِنْ شِئْتُمْ ﴿ فَلاَ تَعْلَمُ نَفْسٌ مَا أُخْفِىَ لَهُمْ مِنْ قُرَّةِ أَعْيُنٍ﴾ ))

“Alloh berfirman, “Aku persiapkan untuk hamba-hamba-Ku yang sholeh, kenikmatan yang tidak pernah terlihat oleh mata, tidak pernah terdengar oleh telinga, dan tidak pernah terlintas dalam hati manusia.” Jika kalian suka, maka bacalah, firman Alloh subhanahu wata’ala:

 “Tak seorangpun mengetahui berbagai nikmat yang menanti, yang indah dipandang sebagai balasan bagi mereka, atas apa yang mereka kerjakan.” (QS. as-Sajadah [32]: 17) (HR. al-Bukhori dan Muslim)

Agar kita rindu kepada surga, marilah kita menelusuri berbagai kenikmatan dan kesenangannya. Di antaranya adalah berkaitan dengan hidangan yang ada di surga.

Dari Jabir, bahwa Rasululloh sholallohu’alahi wasallam bersabda:

“Para penduduk surga akan makan dan minum di dalamnya, mereka tidak akan buang air besar, tidak beringus, dan tidak buang air kecil. Akan tetapi, makanan mereka menghasilkan sendawa yang wanginya sewangi minyak kesturi. Mereka diberikan insting untuk bertasbih dan bertahmid seperti kalian diberi insting untuk bernafas.” (HR. Muslim, Ahamad dan Abu Dawud)

Kepada penduduk surga akan dihidangkan makanan dan minuman lezat yang sangat mengundang selera, apapun yang mereka inginkan pasti mereka dapatkan.

“Masuklah kalian ke dalam surga, kalian dan istri-istri kalian digembirakan. Diedarkan kepada mereka piring-piring dari emas, dan piala-piala dan di dalam surga itu terdapat segala apa yang diingini oleh hati dan sedap (dipandang) mata dan kalian kekal di dalamnya.” (QS. Az-Zukhruf [43]: 70-71)

Segala makanan yang lezat dan baik adalah makanan penghuni surga, buah-buahan, aneka macam daging, dan lain sebagainya.

“Dan buah-buahan dari apa yang mereka pilih, dan daging burung dari apa yang mereka inginkan.” (QS. Al-Waqi’ah : 20- 21)

Selain itu, buah-buahan di surga juga tidak kalah dengan yang lainnya. Buah-buahan di surga sangat banyak dan beraneka ragam warna, bentuk, rasa, dan ukurannya yang tak pernah habis dan berhenti.

Alloh subhanahu wata’ala berfirman:

“Dan buah-buahan yang banyak, yang tidak berhenti (berbuah) dan tidak terlarang mengambilnya.” (QS. Al-Waqi’ah : 32-33)

Penghuni surga dimudahkan memetik buah semudah-mudahnya. Tidak perlu pergi ke kebun untuk memetiknya dan tak pula bersusah-susah pergi ke pasar untuk membelinya. Nikmat Alloh subhanahu wata’ala yang agung dilimpahkan kepada mereka adalah buah-buah itu dapat dipetik dari jarak dekat.

Alloh subhanahu wata’ala berfirman:

“Dan naungan (pohon-pohon surga itu) dekat di atas mereka dan buahnya dimudahkan memetiknya dengan semudah-mudahnya.” (QS. Al-Insan [76]: 14)

Penghuni surga memperoleh seluruh buah-buahan dari macam-macam buah yang mereka kehendaki dan inginkan.

Hal demikian tidak seperti orang yang sedang mengarungi kehidupan di dunia. Jika, seseorang menginginkan sesuatu hal, bisa jadi ia memperolehnya dan bisa jadi sebaliknya, tidak mendapatkannya.

Demikianlah kenikmatan surga berupa hidangan yang disediakan Alloh subhanahu wata’ala untuk hamba-hamba-Nya yang sholeh. Semuanya tersedia tanpa ada yang disembunyikan. Bahkan diceritakan, bahwa seseorang yang masuk surga, maka akan lupa seluruh penderitaan yang pernah dialaminya.

Oleh karena itu, kita berdo’a kepada Alloh subhanahu wata’ala semoga kita diberikan hidayah oleh-Nya untuk senantiasa diistiqomahkan dalam manhaj shirotulmustaqim (Islam) ini sehingga kelak Alloh subhanahu wata’ala masukkan kita ke dalam surga-Nya. Amin.

Baca juga artikel Dakwah Fardiah, Solusi Aktifis Dakwah