Dai Muda HASMI Unjuk Kebolehan di Musabaqoh Tahfidz dan Bahasa Arab

16 Jul 2010Redaksi Berita Islam Terkini

Guna menciptakan generasi terbaik di masa depan dan meningkatkan kualitas keilmuan para Dai muda HASMI, maka pada hari Selasa-Rabu (13-14 Juli 2010) kemarin selama 2 hari, Ma’had Al Akhwain Bogor mengadakan acara “Musabaqoh Tahfidz dan Bahasa Arab” di Ponpes Al-Akhwain Ciapus Kab. Bogor. Acara ini mengambil tema “Menumbuhkan Semangat Mahasiswa dalam menghafal Al-Qur’an dan Fasih Bahasa Arab”. Selain peserta dan dewan juri, acara itu juga dihadiri oleh segenap pengurus HASMI dari berbagai divisi diantaranya DPP, LSSI, Al Huda, Fajri FM serta STAIA.

Tepat pukul 09.00 WIB Acara musabaqoh resmi dibuka. Diawali dengan sambutan yang disampaikan oleh ketua DPP HASMI yaitu Ust Muhammad Sarbini, M.H.I,  dimana beliau menyampaikan bahwa kita harus senantiasa mengikhlaskan diri dalam menuntut ilmu dan berdakwah. Jangan jadikan ajang ini hanya untuk mencari hadiah saja, tetapi lebih dari itu kita harus senantiasa meningkatkan kemampuan diri kita dalam setiap tahapan disiplin ilmu yang dipelajari. Selain itu beliau juga menyampaikan bahwa tujuan asasi kita sebagai manusia adalah untuk menjadi pejuang kemurnian Islam. Oleh karena itu, berlomba-lombalah dalam setiap kebaikan dan bersabarlah dalam perjungan ini. Sambutan ini sekaligus menjadi tanda bahwa acara ini resmi dibuka.

Acara selanjutnya adalah sambutan kedua yang disampaikan oleh ketua pantia, K.H. Ahmad Nur Rifa’I, Lc. Beliau menyampaikan beberapa kriteria yang diperlombakan dalam acara tersebut, diantaranya adalah: Lomba Pidato bahasa Arab, lomba cerdas ilmiah dan juga tahfidz Al-Qur’an kelompok 3 juz dan 5 juz. Beliau juga menyampaikan bahwa acara ini akan berlangsung insyaAlloh kurang lebih selama 2 hari tepatnya hari selasa sampai Rabu (13-14 Juli ’10). Setelah itu, sambutan ketiga disampaikan oleh ketua BEM Ma’had Al Akhwain yaitu Akh Reno Saputra. Beliau menyampaikan bahwa para peserta lomba harus menampilkan kemampuan terbaiknya, dan beliau pun sangat yakin dengan kemampuan para peserta yang notabene adalah rekan-rekannyanya di Ma’had Al Akhwain.

Acara yang ditunggu-tunggupun tiba, para peserta terlihat sudah sangat siap untuk berlomba. Bertindak sebaga juri adalah pengasuh Ponpes Ma’had Al Akhwain yaitu K.H. Ahmad Nur Rifa’I, Lc dan tim dari Lajnah Ilmiah HASMI yang kali ini diwakili oleh Ust Ridwan Abu Sholah, Lc. Adapun season pertama adalah perlombaan pidato bahasa Arab. Sebanyak 6 peserta sudah siap untuk mengikuti acara ini. Diawali oleh penampilan dari Akh Budi yang kali itu menyampaikan materi dengan tema “syarat Laa ilaaha illalloh”. Dengan gayanya yang khas dan suranya yang lantang, penampilan Akh Budi kali itu cukup membuat dewan juri dan para penonton berdecak kagum. Sungguh suguhan yang luar biasa di awal acara. Selanjutnya peserta kedua dipersilahkan untuk menunjukkan kebolehannya. Tidak kalah dengan peserta pertama tadi, Akh Herman yang menjadi peserta kedua juga menampilkan penampilan yang tak kalah bagusnya. Selanjutnya yang ketiga, keempat begitu seterusnya sampai peserta terakhir mereka semua lakukan dengan kemampuannya masing-masing.

Masuk ke season ke-2 tepatnya pukul 13.00 WIB, perlombaan selanjutnya yaitu lomba cerdas ilmiah Keislaman dilaksanakan. Tampil sebagai peserta sebanyak 3 kelompok, yang masing-masingnya diisi oleh 3 orang. Adapun soal-soal yang diajukan adalah seputar Nahwu, sharaf dan juga Manhaj. Dalam perlombaan ini, kejar-mengejar nilai terjadi. Semua peserta begitu aktif memberikan jawaban-jawaban yang argumentatif, membuat juri semakin bingung menentukan pemenang diantara mereka semua. Sampai akhirnya keluarlah pemenang diantar ke3 kelompok tersebut. Seiring masuknya waktu ashar, acara lomba cerdas ilmiah pun berakhir dan dilanjutkan dengan shalat asar berjama’ah.

Esok hari, acara musabaqoh kembali dilanjutkan. Kali ini kategori yang diperlombakan adalah tahfidz Al-Qur’an dengan 2 kategori yaitu kategori 5 juz yang diikuti oleh 6 peserta dan kategori 3 juz yang diikuti oleh 11 peserta. Mereka semua bersaing untuk menjadi yang terbaik diantara mereka. adapun kriteria yang menjadi penilaian diantaranya adalah kefasihan bacaan dan juga makhrojul hurufnya. Dari perlombaan ini, berhasil terpilih 3 orang terbaik diantara peserta lain. Tentu dengan berbagai pertimbangan dewan juri pastinya. Intinya, semua peserta sudah menampilkan yang terbaik sesuai kemampuannya.

Akhirnya acara demi acarapun sudah dilewati bersama. Tinggallah kini para peserta menunggu hasil musyawarah dewan juri untuk menentukan siapa yang menjadi pemenang dari ke 3 kategori perlombaan tersebut. Acara pengumuman ini juga sekaligus sebagai penutup dari rangkaian acara yang sudah dilaksankan selama 2 hari kemain. Kini peserta sudah kembali berada di tempat perlombaan. Dan dewan juripun mengumumkan siapa saja diantara mereka yang keluar sebagai pemenang. Maka hasilnya adalah:

 Untuk kategori pidato bahasa Arab, terpilih 2 orang terbaik yaitu :

  1. Budi Setiawan
  2. Dede

Sedangkan untuk kategori Cerdas Ilmiah, terpilih 2 kelompok terbaik yang terdiri dari masing-masing 3 orang yaitu:

  1. Kelompok A:  Furqon, Hendri dan Aldi
  2. Kelompok B : Andri, Rahmat dan Arif

Untuk Perlombaan Tahfidz Al-Qur’an kategori 5 juz, pemenangnya adalah:

  1. Hendri
  2. Nuruddin

Sedangkan perlombaan Tahfidz Al-Qur’an kategori 3 juz, pemenangnya adalah:

  1. Furqon
  2. Sobar

Semua pemenang diatas berhak mendapatkan hadiah yang sudah disediakan oleh panitia. Mudah-mudahan dengan adanya acara ini semakin membuat kita terus bersemangat dan giat dalam menuntut ilmu guna menghadapi tantangan globalisasi kedepannya. Terakhir sebelum membubarkan diri, para peserta serentak melantunkan satu buah nasyid kebangkitan HASMI yang kali itu dipimpin oleh salah satu personil dari tim nasyid At-Ta’aruf yaitu Al Akh Nurdin. Wallahua’lam bishawab. (redaksi)