PARA NABI ADALAH PAHLAWAN ISLAMI (Oleh: Supendi, S.Sy.)

PARA NABI ADALAH PAHLAWAN ISLAMI

(Oleh: Supendi, S.Sy.)

KHUTBAH PERTAMA

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوذُ ِباللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ.

يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا. يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا. أَمَّابَعْدُ؛

فَإِنَّ خَيْرَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللهَ، وَخَيْرَ الهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَشَرَّ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ وَكُلَّ ضَلاَلَةٍ فِي النَّارِ

Ma’asyirol muslimin…. Segala puji bagi Alloh  atas hidayah Islam yang mulia ini… Betapa beruntungnya kita ketika Alloh memilih kita termasuk orang yang berhak mendapatkan hidayah-Nya… Sandainya bukan karena pemberianNya, tentu kita tidak merasakan nikmatnya hidup berada di jalan Islam yang ini…

Ma’asyirol muslimin…. Ketahuilah bahwa ba’dallohi ta’ala, di balik hidayah yang kita dapatkan ini… ada pahlawan-pahlawan Islami yang mulia, yang kuat, yang sabar, yang begitu berjasa.. ya, mereka adalah para al anbiya wa rosul.

Merekalah yang telah berjasa atas hidayah ini… siang malam mereka berjuang menebar hidayah… mereka korbankan waktu mereka, harta mereka,  bahkan jiwa mereka…

Karena itu dengan diutusnya para nabi dan rosul, ini merupakan kenikmatan besar yang Alloh anugerahkan kepada kita semua dan umat manusia pada umumnya…

Alloh  berfirman:

 (لَقَدْ مَنَّ اللهُ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ إِذْ بَعَثَ فِيهِمْ رَسُولًا مِنْ أَنْفُسِهِمْ يَتْلُو عَلَيْهِمْ آَيَاتِهِ وَيُزَكِّيهِمْ وَيُعَلِّمُهُمُ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَإِنْ كَانُوا مِنْ قَبْلُ لَفِي ضَلَالٍ مُبِينٍ)

“Sungguh Alloh telah memberi karunia kepada orang-orang yang beriman ketika Alloh mengutus di antara mereka seorang Rasul dari golongan mereka sendiri, yang membacakan kepada mereka ayat-ayat Alloh, membersihkan (jiwa) mereka, dan mengajarkan kepada mereka Al kitab dan Al hikmah. dan Sesungguhnya sebelum (kedatangan Nabi) itu, mereka adalah benar-benar dalam kesesatan yang nyata. (QS. Ali Imron: 164)

Ma’asyirol muslimin rohimakumulloh… Nabi Nuh asa 950 tahun  berjuang, berdakwah siang dan malam… tak peduli ditolak oleh kaumnya… bahkan meski mendapat celaan, ejekan, bahkan ancaman pembunuhan sekalipun.. sang Nabi tetap pada pendiriannya untuk terus berjuang dan berdakwah agar terselamatkannya manusia dari cengkraman iblis dalam bentuk penyembahan kepada berhala- berhala…

Seruannya tidak pernah digubris oleh kaumnya kecuali sedikit sekali yang mau beriman. Mereka terus bertambah sesat dan semakin melampaui batas. Bahkan mereka selalu menutup telinga mereka rapat-rapat, karena tidak mau mendengar seruan dakwah dan nasihat dari Nabi Nuh…. hingga Alloh membinasakan mereka yang menolak dakwah beliau dengan ditimpakan banjir yang besar… dan menyelamatkan nabi Nuh dan kaumnya yang beriman.

Ma’asyirol muslimin rohimakumulloh… nabi Ibrohim asa, juga berjuang mendakwahi kaumnya tanpa henti… Beliau tidak kenal lelah dan tidak mundur dalam perjuangannya, meskipun sang ayah menolaknya, bahkan saat beliau dibakar sekalipun oleh kaumnya… beliau tetap tegar… semua itu agar umat manusia terselamatkan dari jurang kesyirikan…

Demikian juga dengan Nabi Musa… tanpa rasa takut berhadapan dengan raja yang bengis yaitu firaun, raja yang siap membunuh siapapun yang mnghalanginya tanpa ampun…

Nabi musa tidak peduli itu semua, meskipun diserang oleh para ahli sihir, dikejar habis2an oleh firaun dan bala tentranya… yang penting umatnya selamat dari cengkaraman kesyirikan dan perbudakan firaun..

Dan masih banyak lagi para Nabi yang lainnya, bahkan banyak dari mereka yang gugur di medan dakwah….

Hingga Alloh  mengutus nabi terakhir, yaitu Nabi Muhammad saw… nabi yang seperti tidak kenal lelah berdakwah… siang dan malam…meskipun cobaan demi cobaan terus menimpa beliau.. cacian dan makian, tuduhan gila, dilempari batu, dilempari kotoran… itu semua sama sekali tidak membuat Nabi gentar dalam berjuang…

Ancaman pun tambah keras..! Sampai beliau harus hijrah dari makkah ke madinah… jarak perjalanan yang sangat panjang dan tak bisa dibayangkan betapa beratnya perjuangan beliau… melewati padang pasir, gunung bebatuan yang panas, matahari yang menyengat, udara yang sangat dingin… semua itu tidak beliau pedulikan… yang beliau pedulikan adalah keselamatan umatnya… selamat di dunia dengan jauh dari kesyirikan dan selamat di akhirat dengan dimasukkan ke dalam surga dan dijauhkan dari neraka…..

Ma’asyirol muslimin rohimakumulloh…. sekali lagi, bahwa dengan diutusnya para Nabi dan rosul, ini merupakan kenikmatan yang besar sekali, jauh melebihi kenikmatan-kenikmatan dunia…

أقول قولي هذا

KHUTBAH KEDUA

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي هَدَانَا لِهَذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَا أَنْ هَدَانَا اللَّهُ

أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

Ma’asyirol muslimin rohimakumulloh… kita sekarang, adalah bagian dari umat Nabi Muhammad … Oleh karena itu kewajiban kita adalah bersyukur kepada Alloh  atas diutusnya beliau… Imanilah setiap apa saja yang disampaikan oleh beliau, taatilah setiap perintahnya, jauhi larangannya dan beribadahlah kepada Alloh  hanya melalui jalan yang beliau syariatkan…

Selain itu kita wajib bersyukur atas hidayah Islam ini, dengan terus istiqomah beramal sholeh, beribadah kepada Alloh, mentauhidkan-Nya, dan menjauhi kesyirikan serta kemaksiatan kepada Alloh swt…

Jadilah penerus para Nabi dengan terus berdakwah dan berdakwah…

Maksimalkan masa muda kita untuk mengukir prestasi dalam amal sholih dan dakwahnya…

Jadikan para Nabi dan Rosul sebagai teladan kita baik dalam amal sholeh, dalam hal kesabaran  dan ketegaran menanggung kesulitan di jalan dakwah,

Semoga Alloh swt memberikan kita istiqomah di jalan Islam ini sampai maut menghampiri kita dan kita akan bersama dengan mereka yang dianugrahi kenikmatan oleh Alloh di surgaNya..

وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَالرَّسُولَ فَأُولَئِكَ مَعَ الَّذِينَ أَنْعَمَ اللَّهُ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّينَ وَالصِّدِّيقِينَ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِينَ

“Barangsiapa yang mentaati Alloh dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersama orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu para nabi, para shiddiiqiin , para syuhada dan orang-orang yang shaleh…” (An Nisaa’:69).

إنَّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ يَآيـُّهَا الَّذِيْنَ أَمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صّلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَ الْمُسْلِمَاتِ وَ الْمُؤْمِنِيْنَ وَ الْمُؤْمِنَاتِ اَلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَ اْلأَمْوَاتِ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَ لِوَالِدَيْنَا وَ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَيَانَا صِغَارًا

اللَّهُمَّ يَامُقَلِّبَ الْقُلُوْبِ، ثَبِّتْ قُلُوْبَنَا عَلَى دِيْنِكَ، وَ يَامُصَرِّفَ الْقُلُوْبِ صَرِّفْ قُلُوْبَنَا إِلَى طَاعَتِكَ

رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ

اَللَّهُمَّ أَعِزَّ اْلإِسْلاَمَ وَ الْمُسْلِمِيْنَ وَ أَهْلِكِ الْكَفَرَةَ وَ الْمُشْرِكِيْنَ

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ اْلعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ وَسَلاَمٌ عَلَى اْلمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ اْلعَلَمِيْنَ

Check Also

MENYEMBELIH UNTUK SELAIN ALLOH (Oleh: Supendi, S.Sy.)

MENYEMBELIH UNTUK SELAIN ALLOH (Oleh: Supendi, S.Sy.) KHUTBAH PERTAMA إن الحمد لله نحمده نستعينه ونستغفره …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

slot
situs slot