ISLAM AGAMA SEMPURNA
(Oleh: Supendi, S.Sy.)
KHUTBAH PERTAMA
إن الحمد لله نحمده نستعينه ونستغفره ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا من يهده الله فلا مضل له ومن يضلله فلا هادي له و أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له و أشهد أن محمدا عبده ورسوله
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ اتَّقُواْ اللّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُواْ رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُم مِّن نَّفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيرًا وَنِسَاء وَاتَّقُواْ اللّهَ الَّذِي تَسَاءلُونَ بِهِ وَالأَرْحَامَ إِنَّ اللّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا . يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَن يُطِعْ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا
أما بعد، فإن أصدق الحديث كتاب الله وخير الهدي هدي محمد وشر الأمور محدثاتها و كل محدثات بدعة و كل بدعة ضلالة وكل ضلالة في النار
اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله ُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ وللهِ الْحَمْدُ
Ma’asyirol muslimin rohimakumulloh… Alloh berfirman,
الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا
“Pada hari ini telah Ku-sempurnakan untuk kalian agama kalian, dan telah Ku-cukupkan kepada kalian ni’mat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama kalian” (QS. Al Ma’idah: 3).
Al-Hafizh Ibnu Katsir rahimahullah menjelaskan, “Ini merupakan nikmat terbesar yang Allah diberikan kepada umat ini, karena Alloh telah menyempurnakan agama mereka. Sehingga, mereka tidak memerlukan agama lain lagi.
Oleh karena itu, terimalah oleh kalian dengan ridho Islam sebagai agama kalian, karena hanya Islam agama yang disukai dan diridhai Alloh swt.
Ma’asyirol muslimin rohimakumulloh… Hanya Islam agama yang sempurna, sempurna syariat-syariatnya dan juga sempurna hukum-hukumnya…
Islam telah mengatur bagaimana kita berakidah, bagaimana kita beribadah, bagaimana kita bermuamalah dengan sesama Islam, bagaimana kita bermuamalah dengan sesama manusia secara umum, bagaimana kita bersikap terhadap makhluk-makhluk Alloh swt seperti hewan-hewan dan tumbuhan…
Islam telah menjelaskan apa saja yang halal, apa saja yang haram, apa saja yang baik, apa saja yang buruk…
Islam juga telah menjelaskan berita terdahulu maupun masa yang akan datang…
Dan Islam telah menjelaskan perkara dunia dan akhirat, tentang surga dan neraka… Rosululloh saw bersabda:
مَا بَقِيَ شَيْئٌ يُقَرِّبُ مِنَ الْجَنَّةِ وَيُبَاعِدُ مِنَ النَّارِ إِلاَّ وَقَدْ بُيِّنَ لَكُمْ
“Amal perbuatan apa saja, yang dapat mendekatkan ke surga dan menjauhkan dari neraka, semuanya telah dijelaskan kepada kalian. [(HR. Ath Thabrāni di dalam Al Mu’jamil Kabīr)]
Ma’asyirol muslimin… Karena Islam Telah sempurna, maka Tidak perlu yang namanya penambahan apalagi pengurangan, alias kita dilarang berbuat bid’ah dalam peribadahan.
Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma mengatakan, “Umat Islam tidak perlu lagi menambah ajaran Rasul selamanya dan Allah pun telah membuat ajaran Islam itu sempurna, karenanya jangan sampai dikurangi, selamanya. Jika Allah telah ridho, maka jangan ada yang murka dengan ajaran Islam –selamanya-.[ At-Tobari]
Demikian juga Imam Malik rahimahullah, beliau mengatakan, “Barangsiapa yang membuat atau melakukan amal ibadah yang baru dalam Islam dan ia menganggapnya hasanah (atau baik), ia berarti telah menuduh bahwa nabi Muhammad saw telah mengkhianati risalah. Karena Allah telah berfirman { الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ } “Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kalian agama kalian …”
Maka apa saja yang pada hari itu (yaitu hari dimana Rasulullah saw beserta para shahabatnya masih hidup) bukan bagian dari agama, maka pada hari ini pun bukan bagian dari agama” [Kitab Al-I’tisham; Imam As-Syatibi]
Dan Rosululloh saw telah mengingatkan:
مَنْ أَحْدَثَ فِى أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ
“Barangsiapa membuat amalan baru di dalam urusan (agama) kami ini, amalan yang tidak ada dasarnya, maka amalan itu tertolak. [HR. Bukhâri dan Muslim]
أقول قولي هذا وأستغفر الله لي ولكم من كل ذنب فاستغفروه إنه هو الغفور الرحيم
KHUTBAH KEDUA
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي هَدَانَا لِهَٰذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَا أَنْ هَدَانَا اللَّهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لاَ نَبِيَّ بَعْدَهُ
Ma’asyirol muslimin rohimakumulloh…
Ketika Alloh telah menyempurnakan agama Islam yang mulia ini, maka hanya agama Islam-lah yang layak untuk dijadikan sebagai jalan hidup kita.
Siapa yang menjadikan Islam sebagai jalan hidupnya, maka berarti Alloh ridho kepadanya dan akan memasukannya ke dalam surga…
Sebaliknya, siapa tidak meniti jalan Islam, maka Alloh tidak akan meridoinya dan tidak akan menerima amal-amalnya serta di akhirat nanti mereka akan merugi lagi sengsara. Alloh swt berfirman:
وَمَنْ يَّبْتَغِ غَيْرَ الْاِسْلَامِ دِيْنًا فَلَنْ يُّقْبَلَ مِنْهُۚ وَهُوَ فِى الْاٰخِرَةِ مِنَ الْخٰسِرِيْنَ
“Barangsiapa mencari (menganut) agama selain dari agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) dari padanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.” (QS. Ali ‘Imron (3): 85)
Oleh karena itu, kita yang telah diberikan nikmat Islam ini, jaga keislaman kita… yaitu dengan melaksanakan sayariat-syariatnya semaksimal kemampuan kita…
فَاتَّقُوا اللّٰهَ مَا اسْتَطَعْتُمْ ( التغابن/64: 16)
“Bertakwalah kepada Alloh sekuat kemampuan kalian! (At-Tagabun/64:16)
Dan jangan sampai seseorang itu meninggalkan dunia ini dalam keadaan tidak meniti jalan Islam
Alloh ta’ala berfirman..
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ
“Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benar takwa; dan janganlah sampai kalian mati kecuali dalam keadaan beragama Islam.” (Ali ‘Imran: 102)
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صّلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَ الْمُسْلِمَاتِ وَ الْمُؤْمِنِيْنَ وَ الْمُؤْمِنَاتِ اَلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَ اْلأَمْوَاتِ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا وَ لِوَالِدَيْنَا وَ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَيَانَا صِغَارًا
اللَّهُمَّ أَصْلِحْ لَنَا دِينَنَا الَّذِي هُوَ عِصْمَة أَمْرِنَا، وأَصْلِحْ لَنَا دُنْيَانَا الَّتي فِيهَا مَعَاشُنَا، وَأَصْلِحْ لَنَا آخِرَتَنا الّتِي إِلَيْهَا مَعَادُنَا، وَاجْعَلِ الْحَيَاةَ زِيَادَةً لَنَا فِي كلِّ خَيْرٍ، وَاجْعَلِ الْمَوْتَ رَاحَةً لَنَا مِنْ كُلِّ شَرٍّ
رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ
اَللَّهُمَّ أَعِزَّ اْلإِسْلاَمَ وَ الْمُسْلِمِيْنَ وَ أَهْلِكِ الْكَفَرَةَ وَ الْمُشْرِكِيْنَ
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ اْلعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ وَسَلاَمٌ عَلَى اْلمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ اْلعَلَمِيْنَ.
HASMI :: Sebuah Gerakan Kebangkitan Himpunan Ahlussunnah Untuk Masyarakat Islami