DIBALIK KESULITAN ADA KEMUDAHAN (Oleh: Supendi, S.Sy.)

DIBALIK KESULITAN ADA KEMUDAHAN

(Oleh: Supendi, S.Sy.)

KHUTBAH PERTAMA

إِنَّ اْلحَمْدَ للهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتـَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيِّئاَتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لاَ نَبِيَّ بَعْدَهُ

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا. أَمَّا بَعْدُ

أما بعد فإن أصدق الحديث كتاب الله وخير الهدي هدي محمد  وشر الأمور محدثاتها و كل محدثات بدعة و كل بدعة ضلالة وكل ضلالة في النار

Saudaraku kaum muslimin…

Alloh swt berfirman dalam Qur’an surat Al-Insyiroh ayat 5 dan 6…

فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا. إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

“Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. Alam Nasyroh: 5-6)

Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As Sa’di, beliau mengatakan, “Kesulitan dalam ayat ini bermakna segala macam kesulitan. Hal ini menunjukkan bahwa bagaimana pun sulitnya, akhir dari setiap kesulitan itu adalah kemudahan.”

Ayat yang mulia ini, adalah ayat yang dapat membuat jiwa kita tenang, sekaligus memberi harapan, saat kita sedang berputus asa. Musibah, sakit, kehidupan ekonomi yang sempit, hidup yang penuh dengan kesulitan… semua itu, kita akan bisa hadapi dengan kesabaran menunggu datangnya kemudahan yang datang dari Alloh …

Saudaraku kaum muslimin… kemudahan akan senantiasa menyertai kesulitan, meskipun kesulitan itu adalah kesulitan yang berat dan dirasa tak mungkin ada jalan keluar darinya…

Bukankah Alloh telah menyelamatkan Nabi Ibrohim  saat beliau dilempar ke dalam api yang besar oleh kaum musyrikin…  Alloh cukup perintahkan kepada api itu

 

قُلْنَا يٰنَارُ كُوْنِيْ بَرْدًا وَّسَلٰمًا عَلٰٓى اِبْرٰهِيْمَۙ ۝٦٩

“Hai api menjadi dinginlah, dan menjadi keselamatanlah bagi Ibrahim”, (QS. Al-Anbiya: 69)

Lantas Api pun menjadi dingin, padahal qodratnya adalah panas… dan ini bukti bahwa tak ada batas yang bisa menghalangi kemudahan yang Alloh  janjikan… bagi Alloh  itu adalah sesuatu yang sangat mudah…

Lihatlah bagaimana Alloh  mengeluarkan Nabi Yunus  dari perut ikan di lautan, kesulitan yang menurut akal kita tak mungkin bisa keluar darinya dengan selamat… tapi itu adalah mudah bagi Alloh …

Nabi Yusuf  telah Alloh uji dengan kesulitan yang berat, ujian yang bertubi-tubi, di mulai dari hasadnya saudara-saudaranya, dilempar ke dalam sumur, dijual sebagai budak, dituduh mau menzinahi istri seorang raja, dipenjara dan kesulitan-kesulitan lainnya… tapi di balik itu semua, Alloh  telah menyediakan berbagai kemudahan… pahala yang agung, kekuasaan yang besar, kekayaan bumi dan kerajaan yang bisa mengatur semaunya untuk memberikan jatah makanan kepada rakyatnya…

Kita juga masih ingat kesulitan-kesulitan yang menimpa Nabi Musa ,.. Beliau lahir pada saat dimana Fir’aun telah mengumumkan akan membunuh setiap bayi laki-laki yang lahir… tapi justru Alloh   menjadikan beliau hidup dan diasuh di istana fir’aun dengan aman sentosa…

Demikian juga saat beliau dikejar oleh fir’aun dan bala tentaranya!… hingga dihadapkan pada dua kesulitan, dimana di depan lautan yang membentang, di belakang pasukan fir’aun yang siap menumpas mereka…sehingga pengikut Nabi Musa pun berkata,

إِنَّا لَمُدْرَكُونَ

“Sungguh kita benar-benar akan tersusul.” (QS:Asy-Syu’araa: 61).

Tapi Nabi Musa  mengatakan,

كَلاَّ إِنَّ مَعِيَ رَبِّي سَيَهْدِينِ

“Tak mungkin..!; sesungguhnya Robb-ku selalu menyertaikuku, pasti Alloh akan memberi petunjuk kepadaku”. (QS:Asy-Syu’araa | Ayat: 62).

Lantas turunlah wahyu kepada Nabi Musa,

فَأَوْحَيْنَا إِلَى مُوسَى أَنِ اضْرِب بِّعَصَاكَ الْبَحْرَ فَانفَلَقَ فَكَانَ كُلُّ فِرْقٍ كَالطَّوْدِ الْعَظِيمِ

Lalu Kami wahyukan kepada Musa: “Pukullah lautan itu dengan tongkatmu”. Maka terbelahlah lautan itu dan tiap-tiap belahan adalah seperti gunung yang besar. (QS:Asy-Syu’araa | Ayat: 63).

Lihatlah saudaraku kaum muslimin… Bagaimana Alloh  mengeluarkan Nabi Musa  dan pengikutnya keluar dari berbagai kesulitan… bukan hanya mereka selamat dari kejaran fir’aun dan bala tentaranya, namun juga kemenangan yang besar yang diraih oleh kaum muslimin…

Nabi Muhammad , manusia terbaik yang Alloh  pilih di muka bumi, juga tidak dikecualikan dari beragam kesulitan, tapi lagi-lagi kemudahan selalu menyertai kesulitan itu… dahulu beliau dicaci, dimaki, dituduh dengan tuduhan yang keji, dianiaya, bahkan beliau diusir dari kampung halamannya… selain itu peperangan demi peperangan beliau lalui bersama para sahabatnya dan beragam kesulitan demi kesulitan beliau lalui dengan penuh kesabaran dan keoptimisan…

Sebagaimana yang telah dijanjikan, bahwa di balik itu semua, Alloh  banyak memberikan kemudahan kepada beliau dan kaum muslimin… kota makkah yang sebelumnya beliau terusir, kini beliau menjadi pemimpinnya, orang-orang masuk ke dalam Islam dengan berbondong-bondong, nama beliau selalu disebut, dipuji dan diteladani sepanjang masa sampai hari kiamat nanti…

Saudaraku kaum muslimin… Semua para Nabi dan Rosul, banyak mengalami kesulitan demi kesulitan…tapi semua itu telah berlalu, yang ada setelahnya adalah pertolongan dan kemenangan yang Alloh  berikan…

Alloh swt berfirman:

اَمْ حَسِبْتُمْ اَنْ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَأْتِكُمْ مَّثَلُ الَّذِيْنَ خَلَوْا مِنْ قَبْلِكُمْۗ مَسَّتْهُمُ الْبَأْسَاۤءُ وَالضَّرَّاۤءُ وَزُلْزِلُوْا حَتّٰى يَقُوْلَ الرَّسُوْلُ وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مَعَهٗ مَتٰى نَصْرُ اللّٰهِۗ اَلَآ اِنَّ نَصْرَ اللّٰهِ قَرِيْبٌ ۝٢١٤

“Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, Sesungguhnya pertolongan Allah itu Amat dekat. (Al-Baqoroh: 214)

Saudaraku kaum muslimin… melalui ayat-ayat yang memuat kisah-kisah mulia, Alloh hendak menunjukkan kepada kita, bahwa sebesar apapun kesulitan yang dialami, pasti di balik itu ada kemudahan…

Abdullah bin Mas’ud  pernah berkata, “Seandainya kesulitan masuk ke dalam suatu lubang, maka kemudahan pun akan mengikutinya…”

أقول قولي هذا وأستغفر الله لي ولكم من كل ذنب فاستغفروه إنه هو الغفور الرحيم

KHUTBAH KEDUA

الْحَمْدُ لِلَّهِ حَمْدًا كَثِيرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لاَ نَبِيَّ بَعْدَهُ

Saudaraku kaum muslimin… sudah menjadi kepastian, bahwa Alloh  akan menguji dengan kesulitan yang silih berganti, baik pribadi-pribadi kita, bangsa kita, maupun agama kita… namun kita yakin, setiap kesulitan itu datang, selalu setelahnya ada kemudahan dan kemenangan…kemudahan dan kemenangan yang bukan hanya di dunia, tapi juga di akhirat kelak dengan dimasukannya kita ke dalam surga yang tak akan pernah ada lagi kesulitan sedikitpun…

Karena itu Jangan pernah ragu dan pesimis dalam menanti pertolongan Alloh . Iringi penantian itu dengan terus bergerak, berusaha menjaga dan membela agama-Nya serta bersabar dan bertawakkal kepada Alloh . Karena Allah  telah berfirman.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِن تَنصُرُوا اللَّهَ يَنصُرْكُمْ

“Wahai orang-orang yang beriman! Jika kalian menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan Menolongmu.” (QS.Muhammad:7)

 

 

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ ، وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَ الْمُسْلِمَاتِ وَ الْمُؤْمِنِيْنَ وَ الْمُؤْمِنَاتِ اَلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَ اْلأَمْوَاتِ

رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِيْنَ سَبَقُوْنَا بِالْإِيْمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِيْ قُلُوْبِنَا غِلًّا لِلَّذِيْنَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ

اللَّهُمَّ أَلِّفْ بَيْنَ قُلُوبِنَا، وَأَصْلِحْ ذَاتَ بَيْنِنَا، وَاهْدِنَا سُبُلَ السَّلَامِ، وَنَجِّنَا مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ

اَللَّهُمَّ اجْعَلْ هَذَا الْبَلَدَ آمنًا مُطْمَئِنًّا قَائِمًا بِشَرِيْعَتِكَ وَحُكْمِكَ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ، اَللَّهُمّ ارْفَعْ عَنَّا الْغَلَاءَ وَالْوَبَاءَ، وَالزَّلَازِلَ وَالْمِحَنَ وَسُوْءَ الفِتَنِ، مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ، عَنْ بَلَدِنَا هَذَا خَاصَّةً وَعَنْ سَائِرِ بِلَادِ الْمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً، يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ.

اَللَّهُمَّ أَعِزَّ اْلإِسْلاَمَ وَ الْمُسْلِمِيْنَ وَ أَهْلِكِ الْكَفَرَةَ وَ الْمُشْرِكِيْنَ

ربنا أتنا في الدنيا حسنة وفي الأخرة حسنة وقنا عذاب النار

سبحان ربك رب العزة عما يصفون

Check Also

TARGHIB RAMADHAN 25 JANUARI 2026

TARGHIB RAMADHAN 25 JANUARI 2026 Ramadhan bukan sekadar datang, tapi perlu disambut dengan persiapan. Targhib …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

slot
situs slot