Berdzikir & Bersyukur Ciri Isteri Shalehah

13 Feb 2014Redaksi Muslimah Shalehah

Berdzikir & Bersyukur Ciri Isteri Shalehah

Alangkah indahnya apabila hari-hari kita dihiasi dengan dzikir kepada Alloh subḥānahu wa ta'āla (glorified and exalted be He). Wahai isteriku ingatlah Alloh subḥānahu wa ta'āla (glorified and exalted be He) dimanapun engkau berada. Karena kalau engkau ingat terhadap Alloh subḥānahu wa ta'āla (glorified and exalted be He) niscaya Alloh subḥānahu wa ta'āla (glorified and exalted be He) pun akan ingat terhadapmu. Itu berarti kita akan senantiasa berada dalam limpahan karunia dari Alloh subḥānahu wa ta'āla (glorified and exalted be He).

Selain itu syukurilah selalu apa yang telah diberikan Alloh subḥānahu wa ta'āla (glorified and exalted be He) melalui suamimu.

Sebagaimana firman Alloh subḥānahu wa ta'āla (glorified and exalted be He):

“karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.” ( Q.S. Al Baqoroh : 152 )

Sebesar apapun yang diberikan suami kepada mu maka itu adalah rizki yang patut di syukuri. Dengan banyak berdzikir dan bersyukur kepada Alloh subḥānahu wa ta'āla (glorified and exalted be He) niscaya hatimu akan senantiasa tentram dalam keadaan bagaimanapun. Sebagaimana firman Alloh subḥānahu wa ta'āla (glorified and exalted be He):

“ (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” ( Q.S. Ar-Ra’d:28).

Sekali pun ketika engkau sedang dalam keadaan jengkel, maka dengan dzikir itu akan terobati. Setidaknya kita akan meminimalisir kesalahan-kesalhan ucapan ketika sedang jengkel dikarenakan tergantikan dengan dzikrulloh.

Hati kita ini lemah oleh karena itu janganlah dibuat lebih lemah lagi dengan melalaikan dzikir kepada Alloh subḥānahu wa ta'āla (glorified and exalted be He). Karena setan senantiasa mengintai kita dalam keadaan bagaimanapun. Kalau hati kita jauh dari Alloh subḥānahu wa ta'āla (glorified and exalted be He) maka setan akan memanfaatkan kekosongan itu dengan hal-hal yang menimbulkan gejolak-gejolak yang mengganggu didalam dada.

Sungguh, betapa ruginya apabila waktumu hanya dihabiskan dengan obrolan-obrolan yang kurang berfaedah, padahal engkau masih memiliki waktu yang cukup banyak untuk melaksanakan ketaatan kepada Alloh subḥānahu wa ta'āla (glorified and exalted be He). Manfaatkanlah waktu luangmu itu sebelum datang waktu yang menyibukkanmu dengan hal-hal yang lain. Karena, engkau baru bisa merasakan betapa berharganya waktu itu ketika engkau ingin melakukan suatu kebaikan akan tetapi kau sudah tidak bisa lagi melaksanakannya dikarenakan waktu untuk melaksanakan hal tersebut tidak ada.

Suamimu akan sangat bahagia apabila engkau taat kepada Alloh subḥānahu wa ta'āla (glorified and exalted be He).Niscaya dia pun akan semakain tulus menyayangimu dan bersyukur kepada Alloh subḥānahu wa ta'āla (glorified and exalted be He) atas apa yang telah Dia berikan, yaitu engkau, kau  sebagai perhiasan yang tiada duanya ( isteri shalehah ).

Intinya, meskipun menurut anggapanmu dzikir itu hanya amalan ringan yang hanya cukup dikerjakan dilisan saja, akan tetapi realitanya sangat sulit untuk  dikerjakan. Hanya orang-orang yang dimudahkanlah yang mampu untuk melaksanakannya. Maka dari itu, moholah kepada Alloh subḥānahu wa ta'āla (glorified and exalted be He) supaya Alloh subḥānahu wa ta'āla (glorified and exalted be He) menjadikanmu orang-orang yang mampu untuk melaksanakan ketaatan yang satu ini. Karena dzikir itu salah satu ciri dari isteri yang shalehah.

Semoga Alloh subḥānahu wa ta'āla (glorified and exalted be He) senantiasa memberikan taufik kepadamu, dan menjadikanmu sebagai calon penghuni surga.

Aamiin…

(Red-HASMI)