[Sya’ir] Fata

19 Dec 2013Redaksi Audio

perang uhud

Judul Sya’ir : Fata

Oleh :Ust. Abu Muhammad Abdul Karim al-Katsiri

—————————————————————–

Play
Cara Download Audio ==> Klik Disini

Anda ingin mendownload adio ini ? Caranya Mudah : 1. Bagi Anda pengguna Google Crhome, silahkan tekan tombol Alt+[Klik Pada Kata Download]. 2. Bagi Anda pengguna Mozila Firefox & yang lainnya, silahkan langsung klik kata Download.

—————————————————————–

Bangkitkan jiwamu fata…..

Bangunan kokoh itu telah runtuh fata…..

Dalam sebuah gempa mengguncang alam semesta…

Gempa berdarah penuh derita ….

Bendera perkasa itu telah tercabik dan ternista…

Para punggawa telah gugur tersungkur….

Puing-puing berserakan dimana-mana….

Umatmu terkapar berlumur darah bermandi air mata…

Bangunan itu tak akan pernah berdiri kembali fata …

Bendera itu tak akan pernah berkibar kembali…. ummatmu fata……

Ummatmu akan menimba derita sampai akhir masa..

Bila kau fata….. bila kau tak bangkit berjuang….

Bila kau tetap ragu dan bimbang…

Apa yang kau ragukan…. mengapa kau masih termangu…

Aku tahu kau di simpang jalan… antara kemilau dunia dan cinta juang.

Kemilau itu akan padam fata…. akan padam tak lama lagi….

Bahkan kau pun akan padam fata..

Tetapi sejarah juang akan kekal menjadi anak tangga menuju surga…

Hhmm… Kau bergumam….? Ada apa fata..?

Bisikan..?

Oh…ya..  Oh.. ya aku tahu sekali bisikan itu….

Selalu mendesir didalam hati…. masa depan,. anak-anak,.. keluarga,… miskin di hari tua,..

Oh.. tak ada habisnya…. Jangan hiraukan bisikan itu fata ….. jangan…… itu hanya tipuan jiwa dan setan durjana…..

Masa depanmu setelah ajal menjemputmu fata……. dan rumahmu di surga nan kekal abadi nanti……

Kau ingin harta fata…..? Bahagia tak dapat kau beli dengan harta….

Berapa hartawan hidup sengsara… Berapa yang papa hidup bahagia….

Bahagia sejati… mendekat disisi-Nya fata….

Jangan meminta harta… Mintalah dariNya bahagia…

Bahagia di dunia,…. di pusaramu yang tak berpintu…. dan di surga yang kekal abadi fata….

Dia tak akan kecewakan pembelanya…. Jangan ragukan Dia fata….

Aku dengar kau berdesah….. Kau mengeluh fata….? Aku mendengar … Yah…. aku tahu…

Yah….. Aku pun tahu mereka perkasa…. Tapi kau singa fata…. kau singa.. tak terkalahkan….

Oleh srigala penyayat ummat… Dengan-Nya kau kan perkasa fata… Perkasa tak terkalahkan..

Apa…??? Jangan kau ulangi kata-kata itu…!! Tak ada kata menyerah di dalam juang..

Jangan kau ulangi itu… Jangan sampai karunia ‘cinta juang’ di dadamu sirna …

Oh.. alangkah ruginya dikau… karunia itu sangat besar fata… tak banyak yang mendapatkannya

Bangkitkan jiwamu fata…. Genggam erat-erat bendera ini…

Tancapkan dia di atas Himalaya… Kawallah dia berkibar sepanjang masa… Perlambang ummat yang gagah perkasa..

Bangun kembali rumah besarmu fata… Bangunan kokoh yang pernah runtuh dikhianati zaman…

Oh… kau bangkit fata… Semua puji untuk yang menciptakanmu… Kau gagah sekali fata….

Aku bangga akan dikau… Matamu memancarkan keyakinan…. Deru nafasmu bak kobaran api…..

Dadamu yang kokoh bagaikan gunung merapi….

Kau benar-benar singa fata.. singa..

Genggam kendali kudamu… Kau karunia ilahi untuk ummat yang terluka ini..

Siapa lagi kalau bukan kau fata…. pacu kudamu fata…. pacu….

Jangan berhenti… Jangan berhenti fata…. sampai jumpa kembali fata…

Sampai jumpa di hadirat Ilahi..