Masa Depan Peradaban Islam

13 Mar 2014Redaksi Kumpulan Khutbah

Masa Depan Peradaban Islam

إِنّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن.

يَاأَيّهَا الّذَيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ حَقّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنّ إِلاّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ

يَاأَيّهَا النَاسُ اتّقُوْا رَبّكُمُ الّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَاءً وَاتّقُوا اللهَ الَذِي تَسَاءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَامَ إِنّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا

يَاأَيّهَا الّذِيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْلَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا، أَمّا بَعْدُ …

فَأِنّ أَصْدَقَ الْحَدِيْثِ كِتَابُ اللهِ، وَخَيْرَ الْهَدْىِ هَدْىُ مُحَمّدٍ صَلّى الله عَلَيْهِ وَسَلّمَ، وَشَرّ اْلأُمُوْرِ مُحْدَثَاتُهَا، وَكُلّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةً، وَكُلّ ضَلاَلَةِ فِي النّارِ

Jama’ah jum’at rohimakumulloh…

Peradaban Islam Robbani adalah interaksi aktivitas kemanusiaan bagi sebuah jamaah yang bersatu untuk khilafah Alloh subḥānahu wa ta'āla (glorified and exalted be He) di muka bumi sepanjang masa yang mengandung nilai-nilai Islam tentang kehidupan, alam raya dan manusia. Definisi yang mencakup sisi-sisi lainnya dari mata rantai peradaban Robbani yang beragam warna, yang dimulai sejak fajar sejarah, melalui para Nabi ṣallallāhu 'alayhi wa sallam (peace and blessings of Allāh be upon him) dan Rosul serta orang-orang yang beriman pengikut mereka, hingga rangkaian yang lebih luas berupa rangkaian yang dimulai sejak zaman Nabi  dengan berbagai interaksi dan peristiwa di dalamnya.

Sesungguhnya peradaban Islam Robbani adalah peradaban yang saling melengkapi dan siap untuk dibangun kapan saja jika ada komitmen terhadap manhaj Robbani dan hukum-hukumnya. Karena di dalam manhaj Robbani dan hukum-hukumnya terkandung semua kebaikan dari anasir-anasir maknawi, aqidah, ruhiyah, akhlak, ilmu dan kreasi. Serta anasir material yang mencakup kemajuan dalam bidang pembangunan, industri, agrikultur, dan bisnis. Juga mencakup anasir organisasi dan legislasi yang mengatur kehidupan individu, masyarakat dan negara yang semuanya berhubungan dengan sisi peradaban.

Oleh sebab itulah, peradaban Islam melahirkan pada umat manusia peradaban Robbani yang penuh dengan keimanan serta selalu maju untuk kemaslahatan manusia dan menebar hidayah agar dapat menyebar merata ke seluruh hamba Alloh. Peradaban yang berusaha membangun manusia-manusia yang mumpuni berdasarkan akal, akhlak, pemikiran yang benar dan persepsi yang lurus sebelum pembangunan fisik, tata keindahan kota serta produksi senjata.

Alloh subḥānahu wa ta'āla (glorified and exalted be He) menggambarkan mereka dengan firmanNya:

“(yaitu) orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi niscaya mereka mendirikan sholat, menunaikan zakat, menyuruh berbuat ma’ruf dan mencegah dari perbuatan yang mungkar; dan kepada Alloh-lah kembali segala urusan.” (Qs. Al-Hajj [22]: 41)

Menurut Muhammad Quthb Hegemoni dunia modern sekarang ini adalah dunia jahiliyah yang dirancang oleh kekuatan Yahudi. Yahudilah arsitek dunia jahiliyah yang telah menuangkan pemikiran, ide-ide, politik dan ekonominya. Ini bukan dikarenakan kehebatan dasar dari Yahudi, akan tetapi sesungguhnya yang terjadi karena lalai dan gaibnya para penjaga peradaban robbani, yaitu umat Islam yang memegang Islam yang sesungguhnya. Jika melihat dari jati diri umat Islam yang sesungguhnya, maka pemegang peradaban dunia masa depan adalah kaum muslimin. Karena hanya dengan Islamlah manusia akan berada pada peradaban yang benar dan maju

Melihat realita dunia saat ini, menurut Muhammad Quthb merupakan tanda akan eksisnya peradaban Islam masa depan. Selain bahwa semua dalil al-Qur`an dan sunnah telah memberikan busyro (khabar gembira) yang begitu gamblang dan terang tentang hal itu, juga tanda-tanda kauniyyah yang sedang terjadi saat ini telah memberikan kemantapan jiwa akan keniscayaannya. Tanda-tanda kauniyyah itu menurut Muhammad Quthb adalah:

  1. Runtuhnya negara komunis sosialis, Rusia.
  2. Adanya unsur-unsur keterpurukan masyarakat modern
  3. Pertarungan sengit antar golongan di dalam tubuh pendukung jahiliyah
  4. Gempitanya shohwah islamiyyah (kesadaran keislaman).

Ajaran Islam secara pasti telah mengandung semua unsur peradaban yang mulai dan tinggi, sebuah peradaban masa depan yang terhormat. Begitu juga janji-janji yang diberikan Alloh subḥānahu wa ta'āla (glorified and exalted be He) kepada semua pemegang dan penegak amanah kemuliaan ajaran ini yang akan selalu mendapatkan kemenangan yang hakiki.

أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا أَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ المُسْلِمِيْنَ وَالمُسْلِمَاتِ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَحِيْمُ

KHUTBAH KE-2

الْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْأَرْبَابِ، وَمُسَبِّبِ الْأَسْبَابِ، وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ الْعَزِيْزُ الْوَهَّابُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، أَفْضَلُ مَنْ قَامَ بِالدَّعْوَةِ وَالْاِحْتِسَابِ، صَلَّى اللهُ وَسَلَّمَ وَبَارَكَ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أُوْلِي الْبَصَائِرِ وَالْأَلْبَابِ، وَالتَّابِعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلىَ يَوْمِ الْمَآبِ.

Alloh subḥānahu wa ta'āla (glorified and exalted be He) banyak menjelaskan tentang ajaran peradaban yang mulia dan tinggi ini:

  1. Islam adalah ajaran yang sesuai dengan fitroh manusia
  2. Islam adalah ajaran yang mengandung semua sisi kebenaran dan keadilan
  3. Islam adalah ajaran yang memerintahkan semua bentuk perlombaan kebaikan dan kehormatan
  4. Islam adalah ajaran yang menjunjung tinggi kesucian jiwa dan gerak langkahnya

Islam mewujudkan makna umat (masyarakat peradaban) dengan arti yang sesungguhnya:

Karena Islam mewujudkan keadilan Robbani di muka bumi, mewujudkan akhlak La Ilaha Illalloh, menunaikan semua perikatan dan perjanjian, harokah ilmiyyah yang berakar pada aqidah yang benar, serta gerakan peradaban yang berasas pada agama yang mulia.

Alloh subḥānahu wa ta'āla (glorified and exalted be He) juga telah menjanjikan kemenangan bagi semua pemegang dan penegak amanah peradaban yang mulia ini.

Allahsubḥānahu wa ta'āla (glorified and exalted be He) berfirman:

“Mereka ingin memadamkan cahaya Allah dengan mulut (tipu daya) mereka, tetapi Allah (justru) menyempurnakan cahaya-Nya, walau orang-orang kafir membencinya. Dia-lah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar agar Dia memenangkannya di atas segala agama-agama meskipun orang musyrik membenci.” (Qs. Ash-Shoff [61]: 8-9)

Pertanyaannya kemudian adalah, di mana iman dan amal kita dalam kerangka masa depan peradaban Islam? Penonton, pecundang ataukah pelaku yang bekerja dalam kafilah bersejarah ini?

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيماً”.
اللهم صل على محمد وعلى آل محمد كما صليت على إبراهيم وعلى آل إبراهيم إنك حميد مجيد, اللهم بارك على محمد وعلى آل محمد كما باركت على إبراهيم وعلى آل إبراهيم إنك حميد مجيد.
ربنا ظلمنا أنفسنا وإن لم تغفر لنا وترحمنا لنكونن من الخاسرين
ربنا اغفر لنا ولإخواننا الذين سبقونا بالإيمان ولا تجعل في قلوبنا غلا للذين آمنوا ربنا إنك رؤوف رحيم
ربنا لا تزغ قلوبنا بعد إذ هديتنا وهب لنا من لدنك رحمة إنك أنت الوهاب
ربنا آتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار
وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين
وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين. أقيموا الصلاة

(Red-HASMI)