Hutang Tetapi Tidak Dibayar, Bagaimana Sikap Kita?

22 Jan 2018Redaksi Konsultasi

Nama : DA-112 DIAH AYU
Angkatan 7

Pertanyaan:
Ada pertanyaan Misalnya ada orang yg punya utang sma saya tapi dia tidak bayar, entah karena lupa atau memang gak mau bayar. Apa yg harus sya lakukan? Mengikhlaskannya tp harus mengingatkan atau sebaliknya?? Terima kasih.

Jawaban:
Menagih utang adalah kewajiban. Sebab, boleh jadi orang yang berutang lupa terhadap utangnya. Oleh karena itu dianjurkan untuk mencatat utangnya.

Jika ada waktu yang telah disepakati dalam pelunasan utang dan pada waktu yang telah ditentukan itu masih saja belum terlunasi, maka sebaiknya adalah ditagih hutangnya.

Dengan menagih hutang, maka Anda telah membantu orang yang berutang itu dalam menunaikan kewajibannya.

Sebab orang yang berutang memiliki tanggungjawab yang berat. Jika utang belum dilunasi hingga ajal menghampiri, maka itu akan menjadi penghalang bagi dirinya.

Sebagaimana dalam sabda Rosululloh shollallohu’alaihi wasallam,

“Ruh seorang mukmin yang meninggal dunia akan terus menggantung selama utangnnya belum dilunasi”
(HR. Turmudzi)

Dalam menagih hutang, lakukanlah dengan cara yang baik. Sebagaimana disabdakan oleh Rosululloh shollallohu’alaihi wasallam,

“Jika yang punya utang mempunyai iktikad baik, maka hendaknya menagih dengan sikap yang lembut penuh maaf. Boleh menyuruh orang lain untuk menagih utang, tetapi terlebih dulu diberi nasihat agar bersikap baik, lembut dan penuh pemaaf kepada orang yang akan ditagih,”
(HR. Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Hakim)

Dan jika anda mengikhlaskan dan menyedekahkannya bagi orang yang kesulitan membayar utangnya untuk anda, maka itu lebih baik bagi anda. Sebagaimana Alloh subhanahu wata’ala berfirman,

“Dan menyedekahkan (sebagian atau semua utang) itu, lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui,”
(QS. Al-Baqarah: 280)

Wallohu’alam..