Sebanyak 42 Dai Harokah Sunniyah untuk Masyarakat Islami (HASMI) se-Pulau Jawa – Madura tadi pagi, Rabu (23/6/2010) berkumpul secara serentak di kantor Dewan Pengurus Pusat (DPP) HASMI. Merekasemua hadir untuk mengikuti acara “Pengukuhan ketua-ketua DPD HASMI JABODETABEK dan JAWA serta Pengkuhan Program HATAR kepada Instruktur Daerah”. Dalam acara itu, hadir juga pembina umum HASMI yaitu Ust Abdul Karim Al-Katsiri (Abu Muhammad) yang didampingi oleh para pengurus DPP HASMI diantaranya adalah Ust Muhammad Sarbini, Ust Ali Maulida dan juga Ust Abdul Malik Sukirman. Selain itu, hadir juga ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) HASMI JABODETABEK yaitu Ust Abu Jundi dan juga ketua DPW HASMI JAWA – MADURA yaitu Ust Hudan D Ahmad.
Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB ini dibuka dengan tausiah da’wah yang disampikan oleh ust Muhammad Sarbini sekaligus tanda bahwa acara tersebut resmi dibuka. Selama kurang lebih 45 menit beliau menyampaikan materi yang pada kesempatan itu membahas pentingnya tsabat (kokoh) dalam dakwah. Setelah itu acara dilanjutkan dengan pembekalan dan pengarahan seputar kegiatan Halaqoh Tarbiyah (HATAR) yang dipimpin langsung oleh ketua DPP HASMI yaitu Ust Muhammad Sarbini.
Giliran acara selanjutnya adalah pengarahan dan penjelasan teknis kegiatan HATAR yang disampaikanlagsung oleh ketua DPW HASMI masing-masing wilayah, yaitu Ust Abu Jundi Untuk kawasan JABODETABEK dan Ust Hudan D Ahmad untuk kawasan JAWA dan MADURA. Selain memberikan dan menjelaskan teknis kegiatan tersebut, kedua pembicara tersebut juga memberikan motivasi kepada ke 42 dai yang akan dan sudah ditugaskan untuk senantiasa menguatkan diri dan kerjasama yang solid diantara mereka. Karena untuk menuai dalam mencapai kesuksesan, diperlukan kerjasama yang bagus dalam bersikap dan bergerak. Sontak saja nasihat-nasihat yang dipaparkan membuat semangat ke-42 dai ini semakin terpacu dan tinggi. Mereka pun semakin yakin dan optimis dalam mencapai tujuan.
Setelah acara pengarahan dan penjelasan teknis berakhir, maka dilanjutkan dengan tausiah dakwah yang kali ini disampaikan oleh Ust Abu Muhammad dengan tema Urgensi dakwah kemurnian. Beliau menyampaikan bahwa sepatutnya seorang muslim itu bangga dan bersyukur manakala Allah takdirkan dia menjadi seorang dai. Karena jalan ini adalah jalan yang bisa mengantarkannya ke jannah Allah subhanahu wa ta'ala. Selain itu, beliau juga menyampaikan akan pentingnya kaderisasi dalam dakwah, karena jika jalan itu tidak ditempuh maka bukan tidak mungkin agama ini akan punah.
Dengan berakhirnya tausiah tersebut, maka rangkaian acarapun selesai dilaksanakan. Para peserta pun bersiap diri lagi untuk menuju medan dakwah yang sudah ditentukan oleh Pusat dengan membawa bekal yang cukup berharga. Acarapun ditutup dengan melantunkan sebuah nasyid kebangkitan untuk menyemangati para pejuang sunnah HASMI.(redaksi)
Wallahua’lam bishawab






March 11, 2013 at 17.42
smoga setelah hasmi besar tidak menjadi parpol, ..apa ada maksud kesana ????
February 2, 2013 at 08.51
Allohu akbar HASMI….:D
kenapa harus KTP biar lebih lancar…kalo gak ada ktp nya di tilang polici bakal menghambat dakwah..:D
January 20, 2013 at 12.05
hentikan tindakan menjelekan tradisi orang yang sudah puluhan tahun,,, jangan sok bener deh jadi orang,,,
December 3, 2012 at 10.34
HASMI harus menunjukkan kantornya itu di masjid/mushollah barulah menjadikan Muhammad saw sebagai ikutan… Maaf janganlah kita mengatakan Muhammad saw menjadi pemimpin dakwah HASMI karena beliau sudah wafat 14 abad yang lalu…Para dai mudah-mudahan punya professi yang mumpuni di bidang cari nafkah…seperti petani, tukang service, pedagang dsb sehingga mengacu pada pola hidup sahabat…tidak hanya ngomong melulu akan tetapi menunjukkan bisa bekerja selain dakwah bil lisan alias dakwah bil hal….
April 11, 2012 at 14.09
HASMI :: Harakah Sunniyyah Untuk Masyarakat Islami
* Tegakkan tauhid, Lenyapokan Syirik..!!
* Terapkan Syariat Alloh..!!
* Wujudkan Masyarakat Islami..!!
* Hidupkan Sunnah, Matikan Bid’ah..!!
* Tinggalkan Kemaksiatan..!!
March 10, 2011 at 13.48
Hasmi…Hasmi…hasmi …Allohu akbar, pejuang sunnah menyongsong dakwah kemurnian islam..
August 26, 2010 at 18.29
HASMI ber-manhaj-kan Ahlus Sunnah wal Jama’ah.
August 26, 2010 at 10.34
Maju terus Hasmi,Jangan pedulikan mereka yang “menggonggong” Kebenaran akan dipertanggung jawabkan di depan Allah SWT bukan Ustadz Atau kiyai tertentu.
August 26, 2010 at 09.13
kenapa juga ada KTP, emang ada pendahulunya orang-orang pemegang sunnah harus punya KTP?