Asap Riau Mengakibatkan 3 Bandara Lumpuh

15 Mar 2014Redaksi Berita

Asap Riau Mengakibatkan 3 Bandara Lumpuh

PEKANBARU (www.hasmi.org) | Bandara Sultan Kasim II Pekanbaruu, Pinang Kampai Dumai dan Bandara Internasional Minangkabau di Sumatra Barat lumpuh akibat tertutup kabut asap tebal mengakibatkan kebakaran lahan.

“Jarak pandang atau visibilitas hanya berada dibawah seribu meter,” kata Komandan Lanud Rusmin Nuryadin Pekanbaru Kolonel Penerbangan Andyawan kepada pers di Pekanbaru, Jumat.

Komandan Satgas Udara untuk penangguangan bencana kabut asap Riau, Andyawan, mengatakan jarak pandang terparah atau paling rendah berada pada Bandara SSK II Pekanbaru.

Informasi otoritas setempat bahkan menyatakan visibilitas sempat berada pada seratus meter hingga mengakibatkan bandara lumpuh total, tidak ada aktivitas penerbangan sama sekali dalam seharian.

Tim Satgas menyebutkan, penyebabnya adalah maraknya kebakaran lahan dan hutan di Riau, angin kemudian bertiup mengarah ke Sumatera Barat dan bahkan sejumlah provinsi lainnya yang berdekatan dengan Riau.

Pemerintah memastikan kabut asap yang melanda Malaysia dan Singapura serta beberapa negara tetangga lainnya bukanlah asap kiriman Riau.

Menurut informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pergerakan angin justru berlawanan dari negara-negara tetangga tersebut.

“Yang paling parah terkena dampak kabut asap Riau adalah Riau sendiri, kemudian daerah tetangga seperti Sumatera Barat dan Sumatera Selatan,” kata Slamet Riyadi selaku analis pada lembaga pemantau cuaca.

Menurut pendeteksian Satelit Terra dan Aqua, terdapat ribuan titik panas (hotspot) di daratan Sumatera dan terbanyak adalah Riau.

Menurut analis, menjadi faktor penyebab kabut asap semakin tebal hingga melumpuhkan tiga bandara sekaligus.(Red/HASMI/ANTARA)